Skip to main content
PREVENT DENGUE INFECTION

Mengenal Sindrom Syok Dengue dan Bahayanya! Yuk Cari Tahu Sebelum Terlambat Moms dan Dads!

PREVENT DENGUE INFECTION
Mengenal Sindrom Syok Dengue dan Bahayanya! Yuk Cari Tahu Sebelum Terlambat Moms dan Dads

 

Moms dan Dads, mari kita bersama-sama mendalami dunia kesehatan dan memahami tentang suatu kondisi yang patut diwaspadai, yaitu Sindrom Syok Dengue. Mengetahui lebih banyak tentang sindrom ini dapat menjadi langkah preventif yang penting. Penting bagi Moms dan Dads untuk memahami bahwa sindrom dapat terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya dengan seksama. 

Mengenal Sindrom Syok Dengue (SSD) 

Sindrom Syok Dengue (SSD) adalah kondisi kritis yang dapat berkembang pada beberapa penderita demam berdarah. Hal ini terjadi ketika infeksi virus dengue yang sudah ada dalam tubuh memicu respon sistem kekebalan yang berlebihan, menyebabkan peningkatan permeabilitas pembuluh darah dan tekanan darah yang turun drastis.1 SSD bisa berujung fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan efektif
 

Moms dan Dads Harus Waspada! Mengenali Tanda-tanda dan Gejala Sindrom Syok Dengue

cegah dbd

Demam berdarah dapat mengintai di sekitar kita, dan sebagai orang tua, penting bagi Moms dan Dads untuk memahami tanda-tanda serta gejala Sindrom Syok Dengue (SSD), komplikasi serius yang dapat terjadi pada kasus demam berdarah.2 Mengetahui gejala-gejala ini dapat menjadi kunci dalam mengambil tindakan cepat dan memberikan pertolongan pertama yang diperlukan bagi si kecil. Berikut adalah gejala Sindrom Syok Dengue:

  1. Peningkatan Suhu Tubuh yang Tiba-tiba

Gejala awal Sindrom Syok Dengue sering dimulai dengan peningkatan suhu tubuh yang drastis. Perhatikan jika anak tiba-tiba mengalami demam yang tidak wajar, terutama jika terjadi setelah infeksi virus dengue.

  1. Nyeri Perut yang Intens

Sindrom Syok Dengue dapat menyebabkan nyeri perut yang parah. Jika anak mengeluhkan nyeri perut yang terus-menerus dan tidak dapat diatasi dengan nyaman, segera periksakan ke dokter.

  1. Muntah dan Diare yang Berkepanjangan

Kondisi ini dapat memicu kehilangan cairan tubuh yang signifikan. Jika Moms dan Dads melihat anak mengalami muntah atau diare berlebihan, pastikan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan memberikan cairan secara adekuat.

  1. Tekanan Darah Menurun

Salah satu tanda kritis Sindrom Syok Dengue adalah penurunan tajam dalam tekanan darah. Moms dan Dads perlu waspada terhadap tanda-tanda lemah, pusing, atau kulit yang tampak pucat.

  1. Nadi Cepat dan Lemah

Jika Moms dan Dads merasa nadi anak lebih cepat dari biasanya dan terasa lemah, ini bisa menjadi indikasi adanya sindrom syok. Segera cari bantuan medis jika hal ini terjadi.

  1. Kulit yang Dingin dan Berkeringat

Kulit yang terasa dingin dan berkeringat berlebihan dapat menjadi tanda Sindrom Syok Dengue. Jangan abaikan perubahan suhu tubuh yang mendadak ini.

  1. Kelesuan dan Kecenderungan Tidur

Anak yang mengalami Sindrom Syok Dengue mungkin tampak sangat lemah dan cenderung mengantuk. Pantau tingkat kelesuan yang tidak wajar pada anak.

Sampai saat ini demam berdarah tetap menjadi perhatian serius, tetapi sebagai Moms dan Dads, kita memiliki kekuatan untuk melindungi keluarga kita dengan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Mari kenali bersama langkah-langkah 3M Plus dan bagaimana vaksinasi demam berdarah dapat menjadi garda terdepan dalam upaya melawan penyakit ini.

Pencegahan Melalui 3M Plus:3

Menguras: Pastikan tidak ada tempat-tempat penampungan air yang dapat menjadi sarang nyamuk di sekitar rumah. Ajarkan anak-anak untuk rutin menguras/membersihkan wadah atau tempat penampungan air.

Menutup: Menutup tempat atau wadah penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.

Mendaur Ulang Barang Bekas: Kurangi dan daur ulang barang bekas seperti botol plastik dan kaleng, yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.

Plus Mencegah Gigitan Nyamuk dan Perkembangbiakan Nyamuk: Gunakan repelan nyamuk atau bahan aktif lainnya. Anak-anak yang bermain di luar rumah sebaiknya menggunakan pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh. Pasang jaring anti-nyamuk di sekitar tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi atau drum air, untuk mencegah nyamuk bertelur dan berkembangbiak.



 

Vaksinasi Demam Berdarah:

Jadwal Vaksinasi: Konsultasikan dengan dokter tentang vaksin demam berdarah untuk anak-anak. Vaksinasi demam berdarah memberikan perlindungan pelengkap terhadap pencegahan demam berdarah.

Pentingnya Vaksinasi: Vaksinasi bukan hanya melengkapi bagi individu, tetapi juga salah satu kontribusi nyata dalam mencegah penyebaran penyakit di komunitas. Dengan mendukung program vaksinasi, Moms dan Dads ikut berperan dalam Saran: upaya pemerintah dalam mewujudkan nol kematian akibat demam berdarah pada tahun 2030.

Dengan mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan ini secara konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan yang kurang ramah bagi nyamuk pembawa virus dengue. Selain itu, vaksinasi demam berdarah menjadi langkah baik yang dapat memberikan perlindungan ekstra. Mari bersama-sama, Moms dan Dads, mewujudkan keluarga yang sehat dan bebas dari ancaman demam berdarah!

Dalam situasi apapun, jika mencurigai adanya gejala Sindrom Syok Dengue pada anak, segera cari pertolongan medis. Penanganan yang cepat dan tepat dapat membuat perbedaan besar dalam perburukan penyakit. Ingatlah bahwa pencegahan tetap menjadi kunci, jadi pastikan untuk melibatkan diri dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. Bersama-sama, kita dapat menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak kita dari ancaman demam berdarah.

Langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti pengendalian vektor nyamuk dan upaya untuk mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, tetap penting dalam menekan penyebaran demam berdarah.3 Namun, vaksinasi menjadi cara tambahan untuk memberikan perlindungan komprehensif terhadap penyakit ini.

Penting untuk diingat bahwa edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi tetap menjadi faktor kunci dalam mencapai keberhasilan program vaksinasi. Konsultasi dengan dokter mengenai vaksinasi dan manfaatnya juga merupakan langkah yang sangat dianjurkan.

Sebagai masyarakat yang peduli terhadap kesehatan, mari bersama-sama menerapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang dan Plus mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk) dan pastikan berkonsultasi ke dokter untuk informasi seputar vaksinasi demam berdarah. Dengan pemahaman yang lebih baik dan partisipasi aktif dalam program 3M Plus dan vaksinasi, kita dapat melangkah menuju masa depan yang bebas dari ancaman demam berdarah dan SSD. Hebatnya, langkah sederhana ini dapat menjadi investasi besar dalam kesehatan kita dan generasi mendatang ya Moms dan Dads!

 

Artikel ini dimaksudkan untuk informasi dan kesadaran publik, dan untuk tujuan edukasi. Artikel tidak dimaksudkan sebagai bentuk anjuran medis. Artikel ini telah disupervisi oleh: 

dr. Carissa R.V Pratiwi.

C-ANPROM/ID/QDE/0382 | Mar 2024


 

Referensi:

 

  1. National Institute of Health. 2022. Innate Immune Response to Dengue Virus: Toll-like Receptors and Antivirus Response. Tersedia di: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9147118/ (Diakses pada 18 Januari 2024).
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Tersedia di: https://yankes.kemkes.go.id/unduhan/fileunduhan_1610413358_685089.pdf (Diakses pada 18 Januari 2024).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Upaya Pencegahan DBD dengan 3M Plus. Tersedia di: https://ayosehat.kemkes.go.id/upaya-pencegahan-dbd-dengan-3m-plus (Diakses pada 18 Januari 2024).

Add new comment

One file only.
100 MB limit.
Allowed types: png gif jpg jpeg.
Tanya dokter