Moms & Dads, mencegah DBD di rumah nggak harus selalu terasa seperti pekerjaan rumah. Justru, kebiasaan menjaga lingkungan bisa dikenalkan kepada si Kecil lewat kegiatan sederhana yang seru dan dilakukan bersama.
Selain membuat anak lebih peduli dengan lingkungan, kegiatan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan 3M Plus dan pentingnya mencegah tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.
Yuk, coba 5 kegiatan berikut bareng si Kecil!
1. Main "Detektif Jentik"
Ajak si Kecil berkeliling rumah untuk mencari tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Buat seolah-olah sedang menjalankan misi detektif. Bersama-sama, cari apakah ada air yang menggenang di sekitar rumah, seperti di vas bunga, ember, tatakan pot, tempat minum hewan peliharaan, atau talang air.
Si Kecil bisa bertugas menemukan "petunjuk", sementara Moms & Dads membantu memastikan tempat-tempat tersebut dibersihkan dengan aman.
2. Bikin Checklist "Misi Bebas Jentik"
Supaya kegiatan akhir pekan makin seru, buat checklist sederhana yang bisa dikerjakan bersama.
Misalnya:
✓ Mengecek pot tanaman.
✓ Menguras tempat penampungan air.
✓ Menutup wadah penyimpanan air.
✓ Membereskan mainan yang tertinggal di halaman.
✓ Membuang atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air.
Setiap misi yang selesai bisa diberi tanda centang atau stiker favorit si Kecil. Jadi, kegiatan menjaga lingkungan terasa seperti permainan, bukan sekadar pekerjaan rumah.
3. Ikut "Operasi 3M Plus"
Saat Moms & Dads melakukan 3M Plus, ajak si Kecil ikut ambil bagian dalam tugas yang sesuai dengan usianya.
Misalnya, si Kecil bisa membantu mengumpulkan botol atau barang bekas yang berserakan, mengingatkan Moms & Dads untuk menutup wadah air, atau membantu membereskan mainan setelah bermain di halaman.1
Dengan ikut terlibat, anak jadi belajar bahwa mencegah DBD bukan hanya tugas orang tua. Seluruh anggota keluarga bisa ikut berperan.
4. Tantangan "Cari dan Rapikan"
Coba buat permainan sederhana: siapa yang paling cepat menemukan barang-barang di halaman yang berpotensi menampung air?
Setelah ditemukan, ajak si Kecil menentukan apa yang harus dilakukan. Barang yang sudah tidak terpakai bisa dibuang atau didaur ulang, sedangkan barang yang masih digunakan bisa disimpan di tempat yang tepat.
Kegiatan ini sekaligus membantu si Kecil memahami bahwa barang kecil yang dibiarkan begitu saja bisa menjadi tempat air tergenang dan perlu diperhatikan.
5. Buat "Hari Cek Rumah" Jadi Rutinitas
Pilih satu hari dalam seminggu untuk menjadi waktu khusus mengecek lingkungan rumah bersama.
Nggak perlu lama-lama. Luangkan beberapa menit untuk melihat apakah ada genangan air atau benda yang berpotensi menampung air. Biar makin menyenangkan, Moms & Dads bisa membuat ritual kecil setelahnya, seperti makan camilan bersama atau memilih aktivitas favorit si Kecil.
Lama-kelamaan, kegiatan ini bisa menjadi kebiasaan keluarga yang dilakukan tanpa harus menunggu ada kasus DBD di sekitar rumah.
Cegah DBD, Bisa Sambil Quality Time
Ternyata, momen sederhana bersama si Kecil juga bisa menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan cegah DBD. Bukan hanya rumah yang jadi lebih terjaga, anak pun belajar tentang tanggung jawab, kepedulian, dan pentingnya menjaga kesehatan bersama.
Yang terpenting, pencegahan DBD jangan hanya dilakukan sesekali. Jadikan kebiasaan kecil ini sebagai bagian dari rutinitas keluarga.
Moms & Dads juga dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai vaksin DBD sebagai perlindungan tambahan bagi anggota keluarga yang memenuhi syarat.
Yuk, manfaatkan waktu bersama si Kecil untuk mulai membangun kebiasaan cegah DBD dari rumah. Karena melindungi keluarga bisa dimulai dari kegiatan sederhana yang dilakukan bersama.
C-ANPROM/ID/QDE/1291 | SEP 2026
Referensi:
Takeda merupakan perusahaan biofarmasi global yang berfokus pada pasien, berbasis nilai, dan digerakkan oleh penelitian & pengembangan dengan komitmen untuk mewujudkan kesehatan lebih baik dan masa depan lebih cerah kepada masyarakat di seluruh dunia. Semangat dan upaya kami dalam pengobatan yang berpotensi mengubah kehidupan bagi pasien mengakar kuat selama lebih dari 230 tahun sejarah kami di Jepang.
© Copyright 2023 PT Takeda Innovative Medicines.
Takeda and the Takeda Logo are registered trademarks of PT Takeda Innovative Medicines. All rights reserved.
C-ANPROM/ID/QDE/0956 July 2025