Mitos atau Fakta: Jus Jambu Obat DBD! Jangan Asal Percaya, Kenali Faktanya

Mitos atau Fakta: Jus Jambu Obat DBD! Jangan Asal Percaya, Kenali Faktanya

Moms & Dads, pernah mendengar bahwa jus jambu bisa menjadi obat untuk DBD?

Informasi seperti ini mungkin sering muncul di media sosial atau dibagikan dari satu grup keluarga ke grup lainnya. Karena terdengar sederhana, tidak sedikit yang langsung percaya.

Tapi, benarkah jus jambu bisa mengobati DBD? Sebelum ikut membagikan informasi kesehatan yang kita temukan di media sosial, yuk kenali dulu faktanya.

 

Jus Jambu Bisa Menyembuhkan DBD?

Jawabannya: jangan jadikan jus jambu sebagai obat DBD.

Jus jambu dapat menjadi bagian dari asupan makanan dan minuman selama seseorang sakit, tetapi tidak dapat dianggap sebagai obat yang menyembuhkan infeksi DBD. Kenyataannya, belum ada obat yang dapat menyembuhkan DBD.

Saat seseorang mengalami DBD, penanganan tetap penting dilakukan sesuai anjuran dokter. Jadi, meskipun jus jambu mungkin sering disebut sebagai salah satu minuman yang baik dikonsumsi saat sakit, bukan berarti minuman tersebut dapat menggantikan penanganan medis.1

 

Kenapa Informasi Seperti Ini Mudah Dipercaya?

Informasi kesehatan di media sosial sering kali dibuat dalam bentuk yang sederhana dan meyakinkan. Misalnya: “Minum jus jambu, trombosit naik, DBD sembuh!”

Masalahnya, informasi seperti ini bisa membuat kita menarik kesimpulan yang terlalu cepat. Jambu mungkin memiliki kandungan nutrisi tertentu, tetapi hal tersebut tidak menjadikannya obat. Karena itu, penting untuk melihat informasi secara lebih utuh sebelum mempercayainya.

 

Bukan Cuma Soal Jus Jambu

Di media sosial, Moms & Dads mungkin juga menemukan berbagai klaim seperti:

  • Ada makanan atau minuman yang dapat menyembuhkan DBD.
  • Anggapan bahwa setelah pernah terkena DBD, seseorang tidak mungkin terkena lagi.
  • Informasi yang menyebut DBD hanya ada di musim hujan.

Informasi seperti ini perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum dijadikan dasar untuk mengambil keputusan.

 

Bagaimana Cara Cek Informasi DBD di Media Sosial?

Sebelum percaya suatu informasi DBD, Moms & Dads bisa mengecek informasi tersebut dengan melakukan beberapa hal ini:2

1. Cek sumbernya

Siapa yang membuat atau menyebarkan informasi tersebut? Apakah berasal dari tenaga kesehatan, institusi kesehatan, atau sumber yang kredibel?

2. Jangan hanya membaca judul

Judul di media sosial sering kali dibuat singkat. Baca isi informasinya sampai selesai dan lihat apakah klaim yang dibuat memang didukung oleh penjelasan yang jelas.

3. Cari sumber lain

Coba bandingkan dengan informasi tersebut dengan sumber kesehatan yang terpercaya.

4. Waspadai klaim yang terlalu mudah

Kalimat seperti “pasti sembuh,” “100% ampuh,” atau “tidak perlu ke dokter” menjadi tanda untuk kita lebih berhati-hati.

5. Kalau masih ragu, tanyakan ke dokter

Untuk informasi yang berkaitan dengan kondisi kesehatan keluarga, dokter dapat membantu memberikan penjelasan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

 

Jangan Asal Percaya, Jangan Asal Membagikan

Moms & Dads, mencari informasi kesehatan di media sosial memang semakin mudah. Tapi, belum tentu semua informasi tersebut benar.

Jus jambu bisa saja menjadi bagian dari asupan selama sakit jika sesuai dengan kondisi dan anjuran dokter. Namun, jangan sampai informasi tersebut membuat kita menganggapnya sebagai obat DBD.

Begitu juga dengan informasi lain tentang DBD. Sebelum percaya, berhenti sejenak, cek sumbernya, cari informasi pembanding, dan konsultasikan dengan dokter bila diperlukan.

C-ANPROM/ID/QDE/1303 | SEP 2026

Reference:

  1. Jonathan, Rahardja, T. S., Fatmawati, D., Rahmi, M., & Ridhoila, I. (2025). Guava (Psidium guajava) leverages platelets in dengue haemorrhagic fever in Indonesia: Bayesian and Frequentist ANCOVA recovered meta-analyses. Journal of Herbal Medicine, 101037. https://doi.org/10.1016/j.hermed.2025.101037
  2. Kementerian Komunikasi dan Digital. (2024). Langkah Ampuh Mendeteksi Berita Hoax. Kementerian Komunikasi Dan Digital. https://www.komdigi.go.id/berita/sorotan-media/detail/langkah-ampuh-mendeteksi-berita-hoax-1
Category
takeda

Takeda merupakan perusahaan biofarmasi global yang berfokus pada pasien, berbasis nilai, dan digerakkan oleh penelitian & pengembangan dengan komitmen untuk mewujudkan kesehatan lebih baik dan masa depan lebih cerah kepada masyarakat di seluruh dunia. Semangat dan upaya kami dalam pengobatan yang berpotensi mengubah kehidupan bagi pasien mengakar kuat selama lebih dari 230 tahun sejarah kami di Jepang.

© Copyright 2023 PT Takeda Innovative Medicines.

Takeda and the Takeda Logo are registered trademarks of PT Takeda Innovative Medicines. All rights reserved.

C-ANPROM/ID/QDE/0956 July 2025