“Hah?! Bisa Kena DBD Empat Kali?” Ini Dia Empat Serotipe Virus Dengue

“Hah?! Bisa Kena DBD Empat Kali?” Ini Dia Empat Serotipe Virus Dengue

Moms & Dads mungkin pernah berpikir, “Kan sudah pernah kena DBD, berarti sudah kebal, dong?” Anggapan ini cukup umum. Setelah terkena DBD, sebagian orang mungkin merasa tidak perlu terlalu khawatir akan sakit DBD lagi. Padahal, pernah terkena DBD bukan berarti seseorang otomatis kebal terhadap virus dengue.

Itu karena virus dengue memiliki empat serotipe. Jadi, meskipun seseorang sudah pernah terkena DBD sebelumnya, masih ada kemungkinan untuk mengalami infeksi lagi dengan serotipe yang berbeda.

 

Apa Itu Serotipe Dengue?

Serotipe adalah kelompok virus yang memiliki perbedaan karakteristik tertentu. Pada virus dengue, terdapat empat serotipe yang dikenal sebagai: DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. Keempat serotipe ini dapat beredar di suatu wilayah pada waktu yang sama maupun berbeda.1

 

Kalau Sudah Pernah Kena DBD, Kenapa Bisa Kena Lagi?

Bayangkan tubuh pernah terkena dengan salah satu serotipe dengue. Setelah infeksi, tubuh membentuk respons kekebalan terhadap serotipe tersebut. Namun, karena ada empat serotipe dengue yang berbeda, infeksi sebelumnya belum tentu membuat seseorang terlindungi sepenuhnya dari serotipe lainnya. Itulah mengapa seseorang yang pernah terkena DBD tetap perlu waspada terhadap infeksi virus DBD lagi.

 

Apakah Semua Serotipe Dengue Ada di Indonesia?

Serotipe dengue dapat beredar dan berubah dari waktu ke waktu di berbagai wilayah. Di Indonesia sendiri, keempat serotipe virus dengue hadir dan bahayanya mengancam masyarakat.

Perbedaan serotipe dengue di berbagai wilayah dapat dipengaruhi oleh kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat. Serotipe DENV-3 menjadi yang paling banyak menginfeksi masyarakat. Hal ini karena DENV-3 dapat bertahan dalam populasi nyamuk karena kemampuannya yang kuat untuk diturunkan dari nyamuk dewasa ke telur nyamuk.3

Karena itu, keberadaan lebih dari satu serotipe menjadi salah satu alasan mengapa pencegahan DBD tetap penting, bahkan bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah mengalami infeksi dengue.

Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman pernah sakit sebelumnya sebagai tanda bahwa tubuh sudah sepenuhnya terlindungi.

 

Jadi, Kalau Sudah Pernah Kena DBD, Harus Bagaimana?

Moms & Dads, pernah terkena DBD bukan berarti kita harus terus merasa khawatir. Yang penting adalah memahami bahwa pencegahan tetap perlu dilakukan. Mulai dari hal-hal sederhana di lingkungan rumah, seperti melakukan 3M Plus, yaitu:2

✓ Menguras tempat penampungan air secara rutin.

✓ Menutup rapat tempat penyimpanan air.

✓ Mendaur ulang atau membuang barang bekas yang dapat menampung air.

✓ Melakukan langkah Plus lainnya untuk membantu mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain itu, Moms & Dads juga dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai vaksin DBD sebagai perlindungan tambahan. Karena vaksin DBD memiliki keempat serotipe dengue yang dapat membantu tubuh mengenali dan melawan virus dengue di kemudian hari.1

 

Jangan Menganggap Pernah Kena DBD Berarti Sudah Aman

Jadi, pernah terkena DBD bukan berarti tidak bisa terkena lagi, ya, Moms & Dads!

Adanya empat serotipe dengue membuat perlindungan terhadap DBD tetap perlu diperhatikan. Jadi, meskipun keluarga sudah pernah melewati DBD, jangan berhenti melakukan pencegahan.

C-ANPROM/ID/QDE/1303 | SEP 2026

Referensi

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2026, March 4). IDAI | Sekilas tentang Vaksin Dengue. IDAI. https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/sekilas-tentang-vaksin-dengue
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus. Ayo Sehat. https://ayosehat.kemkes.go.id/pemberantasan-sarang-nyamuk-dengan-3m-plus
  3. Wijayanti, N., Kautsar, R., Podhi, F. M., Sofyantoro, F., Sucipto, T. H., Adnyana, I. M. D. M., & Husada, D. (2026). A systematic review of dengue epidemiology in Indonesia: Ten-year trends in case distribution and viral serotype dynamics. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 19(4), 148–164. https://doi.org/10.4103/apjtm.apjtm_23_26
Category
takeda

Takeda merupakan perusahaan biofarmasi global yang berfokus pada pasien, berbasis nilai, dan digerakkan oleh penelitian & pengembangan dengan komitmen untuk mewujudkan kesehatan lebih baik dan masa depan lebih cerah kepada masyarakat di seluruh dunia. Semangat dan upaya kami dalam pengobatan yang berpotensi mengubah kehidupan bagi pasien mengakar kuat selama lebih dari 230 tahun sejarah kami di Jepang.

© Copyright 2023 PT Takeda Innovative Medicines.

Takeda and the Takeda Logo are registered trademarks of PT Takeda Innovative Medicines. All rights reserved.

C-ANPROM/ID/QDE/0956 July 2025